Just another free Blogger theme

Jumat, 03 Maret 2017


Image result for kaca pecahJadilah Plastik, dan bukan manusia bermental kaca. Mendapat tekanan sedikit, langsung pecah. Ada  masalh sedikit,  langsung nangis. Ada tugas agak berat sedikit, langsung mundur. 

Saya termasuk orang yang merasa berat hati. Tak kuasa. Tetapi, keputusan ini, harus tetap juga diambil. Salah satu, dari siswa kami, harus mengalah, dan dicoret dari keanggotaan Kontingen Madrasah ke tingkat propinsi. Pencoretan itu,lebih disebabkan kesalahan teknis, dan bukan karena hasil seleksi.
"mungkin ini adalah takdir..?" ujar seorang kakak kelasnya, saat memberikan nasihat kepada adiknya tersebut, "hal ini, dilakukan, adalah juga dalam rangka menghormati orang lain..." ungkapnya, saat menjelaskan alasan pencoretan keanggotaan adik kelasnya.
Adik kelasnya itu dicoret, lebih karena, adanya kesalahan administrasi pencatatan nama, mengenai kontingen dan utusan dari madrasah lain, yang kemudian menyebabkan nama dirinya tidak tercantumkan dalam keanggotaan tersebut.
Sedih. Nangis. Menyesal. Frustasi, atau ekspresi perasaan yang lainnya, yang kerap kali muncul dalam diri kita, saat merespon sebuah peristiwa. Akibat dari kegagalan, atau ketidakcapaian cita-cita, potensial melahirkan rasa sedih, dan menangis. Bahkan, bila mental kita buruk, kejadian ini, bisa menyebabkan kita frustasi, atau putus asa.
Pada dasarnya, respon serupa itu, hanya satu diantara ragam respon yang mungkin jadi, bisa muncul dari diri kita. Bisa jadi, ada yang memiliki karakter atau pola yang berbeda dengan hal itu. 
Untuk menjelaskan hal ini, kiranya, kita dapat melihat ada beberapa karakter benda yang ada di sekitar kita, yang bisa digunakan untuk menjelaskan karakter mental kita. Walaupun penjelasna ini, bukan sebuah keharusan atau kepastian, namun rasanya, untuk sekedar cerminan, proyeksi dari karakter benda-benda itu, dapat kita gunakan dalam menceritakan pribadi kita sendiri.
Ada manusia yang dapat kita sebut sebagai manusia bermental Kaca, ditekan sedikit retak. nangis. frustasi. Orang yang seperti ini, butuh perawatan yang ekstra. Karena manja, dan mentalnya mudah retak, maka siapapun kita, baik itu sebagai kakak, guru, atau orangtua, harus ekstra hati-hati dalam menghadapinya. orang ini, mudah retak.

Kemudian, ada mental Besi. Kuat. Tegas. Jangan was-was dengan orang ini. Jangan bimbang dengan orang serupa ini. Dia memiliki kekuatan internal yang luar biasa, dalam menghadapi tantangan dan gangguan dari luar. Tetapi, untuk proses perkembangannya sendiri, kita harus waspada, karena orang serupa ini, kadang bertindak kaku.
Ada juga yang memiliki karakter Plastik. Sedikit lentur, dan mudah menyesuaikan diri dengan situasi. Agak mudah goyah, tapi sulit untuk dipatahkan.
Untuk sekedar merangsang pemikiran, ada juga yang bermental Air. Mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, walaupun karakternya dan warnanya, sangat tergantung pada pengaruh luar.
Dimanakah posisi kita ?
Categories:


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Posting Komentar