Just another free Blogger theme

Sabtu, 28 Februari 2026

 


Dalam khazanah keilmuan, khususnya terkait hukum perbuatan manusia, dikelompokkan menjadi lima kategori. Kelima kategori ini, masuk dalam taklifi bagi seorang muslim, yaitu amalan wajib, sunnah, mubah, makruh dan haram. Di tempat lain, Imam Haramaian menyebutnya menjadi tujuh, dengan tambahan, sah (shahih), dan batal.

Jumat, 27 Februari 2026

Yahya Muhammad, seorang pemikir dan teoritikus, kelahiran Irak 1959, sejak tahun 1970-an, sudah melontarkan kritik terhadap tradisi ilmiah, termasuk dalam pemikiran keagamaan. Sejumlah karya dan pemikirannya, mulai beredar dan dikenal pembaca Indonesia. 


Dalam karya berjudul (indonesia), ”Bagaimana Pengetahuan, Kehendak dan Indentias Membentuk Keyakinan Manusia”, (Muhammad 2026:84),selepas melakukan kritik terhadap bias-bias epistemik yang berkembang saat ini, dia mengajukan pandangan (selera epistemiknya) sendiri yakni mengajak pada visi integratif yang bertumpu pada pluralitas dan saling menghormati antar ilmu dan lintas spesialiasasi.

Kamis, 26 Februari 2026

Adalah menjadi satu kebutuhan, untuk memperhatikan kebutuhan zaman. Dinamika kehidupan, yang ada di sekitar kita, kerap kali, bukan hanya sebagai imbuhan terhadap kehidupan modern kita, namun membuka ruang dan peluang untuk bisa berinteraksi dengannya sehingga melahirkan pembaharuan-pembaharuan dalam dunia pendidikan.



Tentu saja, pembaharuan, tidak semata-mata, karena ada perkembangan zaman. Karena sikap serupa itu, menunjukkan adanya 'pengaruah eksternal' yang terlalu dominan, dan bisa menyebabkan kita kehilangan jati diri. Oleh karena itu, strategi yang perlu dilakukan itu adalah melakukan melakukan pembacaan dan pemetaan terhadap karakter dan potensi, serta tantangan dan ancaman zaman, untuk kemudian diselaraskan dengan  tradisi lokal, pribadi, misi, orientasi hidup, atau karakter diri. 
Dalam konteks itulah, pembaharuan-pembaharuan dalam ragam sektor kehidupan itu, perlu dilakukan, termasuk diantaranya adalah dalam dunia pendidikan. 

Rabu, 25 Februari 2026

Pagi ini, dan Ramadhan ini,  ada peristiwa besar, yang mengguncang pikiran dan perasaan. Tentunya, bagi sebagian orang, dianggapnya besar dan menyesakkan dada, tetapi bagi sebagian orang pula, dapat diartikan sebagai sesuatu yang melegakan. Lha, berita  besar apa yang dimaksud ? keputusan akhir, masa depan nasib.



Bisa jadi, ada yang bertanya, memangnya keputusan apa yang terjadi ? Tentunya, keputusan itu, adalah takdir Tuhan, yang menimpa diri kita. Bentuknya bisa beragam. Terkait pendidikan, ekonomi, jabatan, karir, atau hubungan kemanusiaan, dan juga keputusan politik yang menyangkut keamanan diri, negara dan dunia ini.

Selasa, 24 Februari 2026

 


Di kehidupan masyarakat, kadang kita mendengar  ”ah, yang penting mah, niat...!”, begitulah ungkapannya, sambil memasukkan sejumlah koin ke dalam kencleng masjid. Ungkapan dan pernyataan itu, adalah hal biasa, dan sering kita dengar. Bahkan, latar sikap dan tindakan itu, kerap kali pula, disandarkan pada hadist Nabi Muhammad Saw, tentang niat.


ٍعَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ


Dari Umar radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah," (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits).

 

Senin, 23 Februari 2026

Kesimpulan ini, layak untuk dikedepankan pada minggu ini. Selepas PERSIB Bandung, di Liga 1 Indonesia meraih kemenangan, 1-0 dari Persita, tim kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia ini, kokoh di puncak klasemen. Bila dibandingkan dengan kompetitornya, yang sudah menjalani pertandingan sama, hanya terpaut 4 point dari Borneo, dan 4 point dari Persija, dengan catatan untuk tim terakhir ini, Persib masih menyisakan 1 pertandingan lagi.


Hal yang menariknya lagi, di sejumlah Liga di Dunia pun, mengalami hal serupa.  Pada minggu-minggu ini, kemenangan dan kelalahan tim papan atas, menyebabkan selisih antara pamuncak dengan kompetitornya, sangat tipis, yakni selisih 2-4 point, atau antara 1-2 pertandingan.

Minggu, 22 Februari 2026

 


Sekali lagi, menarik pertanyaan pemantik dari John L. Esposito, saat menjelaskan mengenai Islam. Dia mengatakan, bahwa saat mendeskripsikan Islam, kita akan berhadapan dengan warna-warnai Islam di berbagai belahan dunia. Karena itu (Esposito 2004), saat kita ditanya mengenai Islam, maka pertanyaannya, adalah Islam Siapa dan Islam yang mana ?

Sabtu, 21 Februari 2026

Sangat disayangkan, memang. Di bulan Ramadhan, kita saling lontar sebuah kata, yang bisa menyebabkan orang salah paham dan sakit hati. Kita garis bawahi, dengan kata "salah paham" dan "sakit hati".


Mengapa hal ini perlu digaris bawahi ?

Iya, maksudnya itu kalau sakit hati, karena ada kritikan atau koreksian yang benar, maka wajar dia terima, dan harusnya menerima, selanjutnya melakukan perbaikan dan kebaikan.  Dengan kesadaran yang dimilikinya, sebuah kritikan, tentunya akan terasa sakit dan menyakitkan. Karena kritik adalah mengoreksi-kenyamanan. 

Jumat, 20 Februari 2026

Hal menarik dalam praktek Ramadhan, akan ditemukan ragam aspek keagamaan yang dikondisikan untuk bisa tumbuhkembang dengan baik.



Selama ini, orang lebih memahami praktek ibadah ramadhan sebagai sesuatu yang menyangkut kegiatan, amalan atau perbuatan. Sehingga banyak orang yang bicara mengenai, bagaimana mengisi ramadhan, menjelaska mengenai amalan ramadhan, menjelaskan mengenai sunnah-sunnah Ramadhan. Pertanyaan ini, selaras dengan pandangan John L. Esposito, saat menjelaskan hakikat Islam. Menurut beliau, hakikat pertanyaan dengan Islam itu, adalah ”Apa yang orang Islam, perbuat?” Sehingga, pilar keilmuan yang paling popular adalah syari’ah atau hukum Islam. Karena itu, karakter Islam itu menurut Esposito, cenderung Ortopraksis, menjelaskan mengenai perbuatan yang selaras dan tunduk pada hukum-hukum Allah (Esposito 2004:86).

Kamis, 19 Februari 2026

 


Kendati tidak berkaitan langsung, tetapi, pendekatan interpretasi  ini, menjad penting untuk dilakukan. Untuk sekedar contoh, kita dapat melihat projek kajian Nazir Khan, yang menarik, dalam membahas pesan moral yang termuat dalam surat al-Fatihah (Khan 2024) Dalam  karyanya itu, beliau melakukan kritik terhadap ideologi-ideologi modern, dengan menyandarkan pada pesan-pesan ilahiah yang ada dalam surat al-Fatihah ini.

Rabu, 18 Februari 2026

Adalah kenyataan bahwa hidup ini berproses. Itulah keyakinan yang kita miliki, dan itulah yang sedang terjadi saat ini. Setidaknya, perjalanan hidup yang kita alami saat ini, yaitu mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dan dewasa sebagaimana yang kita rasakan saat ini, semua itu menunjukkan bahwa hidup ini adalah berproses. Berproses it uterus berubah, hanya saja perubahan itu tidak sama dan tidak  merata. Di sinilah persoalan mulai muncul dan perlu disadari bersama.



Terrkait dengan hal ini, banyak orang yang hanya sekedar ‘tahu’ atau mengetahui bahwa hidup itu adalah berproses. Padahal, berbekal pengetahuan, belumlah cukup untuk menjadikan dirinya bisa hidup sukses dan atau bahagia. Banyak orang yang tahu, dan atau banyak pengetahuan tentang kebahagiaan dan cara-cara kesuksesan, tetapi dia belum merasakan kebahagiaan dan kesuksesan itu.

Tahu tentang arti dan cara hidup sukses atau cara hidup bahagia belumlah cukup untuk menjadikan kita bisa hidup bahagia. Dibutuhkan langkah lebih maju lagi, yaitu belajar bahagia dan belajar sukses.

Selasa, 17 Februari 2026

 Akhir Januari 2026, muncul berita yang cukup mengagetkan dunia pendidikan.  Terjadi lagi, sebagaimana disampaikan media sosial, kekerasan di lingkungan pendidikan. Kali ini, guru, yang menegur siswanya, malah kemudian berbalik dikeroyok siswanya sendiri. Tempat Kejadian Perkaranya (TKP), tidak tanggung-tanggung, masih di dalam lingkungan sekolah.  Lokasinya, di SMK Negeri. Di Jambi. 


Tentu kita prihatin. Prihatin terhadap kejadian kekerasan, yang terus berulang. Komentar dan tanggapan terhadap kasus ini pun, seperti umum yang lainnya, pro kontra. Mereka yang mendukung siswa, menilainya, karena ada pola komunikasi-edukatif yang tidak pada tempatnya dari guru, sedangkan mereka yang mendukung sikap guru, menilai tindakan dan sikap siswa yang melampaui kepatutan karakter seorang peserta didik.

Senin, 16 Februari 2026

Kejadiannya, setahun yang lalu. Seorang alumni, dari sekolah kami. Sewaktu masih aktif di sekolah, termasuk siswa kebanggaan.  Prestasi yang paling menonjolnya, adalah menjadikan dirinya siswa berprestasi nasional, bidang akademik, dalam bidang Matematika. Peristiwa itu, sangat membanggakan kami semua. 


Selapas dari sekolah ini, dia melanjutkan pendidikan ke jurusan Komputer,  Universitas Gajah Mada Jogjakarta. Karena kemampuan dasarnya, sudah mumpuni, dapat informasi, dia mampu menyelesaikannya dengan baik, sesuai waktu yang dibutuhkannya. Karena itu, kemudian dia pulang ke Bandung, dan silaturahmi ke sekolah, almamaternya ini. 

Minggu, 15 Februari 2026

 “mau ke mana kuliah ?” tanyaku kepada seorang siswa, yang kini tengah duduk di bangku kelas XII SMA. Pertanyaan ini, sering saya ajukan, kepada mereka yang duduk di kelas terakhir ini.  Selain sebagai  bentuk kepedulian terhadap rencana masa depan peserta didik, juga dimaksudkan untuk memberikan motivasi mengenai strategi dalam melangkah ke masa depan. Pertanyaan seperti ini, kadang memang divariasikan, misalnya dengan kalimat  ‘mau kemana setelah lulus dari SMA?”


Dengan penuh semangat, dia menyebutkan ‘Jogja, mau ke UGM.” Ujarnya.  Respon cepat, seolah tanpa harus memaksanya berfikir dua atau tiga kali. Pilihan ke Jogja itu, seolah menjadi impian yang menjadi harapannya setiap saat.

Sabtu, 14 Februari 2026

Yasraf Amir Pillianh, dalam karya terbarunya (2020), melihat ada satu gejala unik di era modern ini. Manusia, sudah ada yang terjebak pada nilai-nilai di  luar kemanusiaan, dan bahkan cenderung mirip hewan, yang disebutnya animalitas. Karakter hewan itu, yakni mendahulukan kebutuhan biologis, serakah, dan juga kerap kali memakan sesuatu tanpa kontrol rasional.
 


Dalam konteks itu, ada hal yang menarik dalam Islam. Dalam konteks ini, kita menemukan ada indikasi teologis yang merujuk pada sikap animalitas. Ada ilustrasi menarik,  terkait dengan animalitas. Ilustrasi ini, dapat ditemukan dari firman Allah Swt di Kitab Suci Al-Qur’an. Penulis menemukannya 2 ayat, pada dua surat yang berbeda. 

Jumat, 13 Februari 2026

Ngomong-ngomong sikap beragama, kerap kali di masyarakat ada pertanyaan, ini sunnah apa bid'ah ? kalau sudah masuk wilayah ini, kadang bukan lagi nalar yang digunakan, tetapi, emosi pun terlibat di dalamnya.

Dalam kesempatan ini, ada karya akademik yang digagas oleh ulama modern. Beliau adalah Yusuf Qardhawy, dan bukunya sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Dalam buku ini, ada beberapa pandangan terkait dengan masalah bid'ah. berikut beberapa, point yang bisa diangkat dalam wacana ini.

Kamis, 12 Februari 2026

 Ini adalah pengalaman. Namanya pengalaman, sebagian orang mengatakan, lebih bersifat subjektif. Biarkan, penilaian serupa itu, hidup, tanpa harus membatasi hak kita untuk menuturkan pengalaman, atau kejadian yang teralami ini.



Kejadian yang kita maksudkan itu, adalah pengalaman menjadi penerima peserta didik baru (PPDB). Sebagai salah seorang petugas di PPDB madrasah, orangtua calon siswa baru kerap mendapat pertanyaan, “apa alasan ibu atau bapak, menyekolahkan anak ke madrasah ini ?”

Rabu, 11 Februari 2026

Mudik adalah fenomena social bangsa kita, dan fenomena unik Indonesia. Pelaku mudik ini, memiliki karakteristik yang sama, yaitu mereka yang mendapatkan mencari pekerjaan di luar kota. Hemat kata, pemudik adalah pencari nafkah. Arus mudik di negeri kita saat ini, ada yang berasal dari TKI (Tenaga Kerja Indonesia), dan ada pula pelancong domestic yang tinggal di luar kota.


Banyak analisis yang melihat “hikmah” gerak arus mudik itu adalah adanya arus-mudik modal dalam arti ekonomi. Pemudik yang bergerak dari pusat kota, atau pusat aktivitas binis  menuju daerah yang minim (desa). Dari arah gerak mudik itulah, modal ekonomi bergerak dari Pusat ke Daerah. Bukan hanya modal ekonomi yang bergerak, tetapi informasi pun bergerak dari Pusat ke Daerah.

Selasa, 10 Februari 2026

 


Seperti yang terjadi pada hari-hari sebelumnya, begitu pula dengan hari ini, kita kumpul dan bercerita di meja itu. Meja pojok yang kerap jadi langganan kita membincangkan berbagai hal mengenai madrasah ini. Hari itu pun begitu. Bila tidak keliru, waktu itu masih jam istirahat. Bila tidak salah ingat, hari itu adalah pertengahan bulan di bulannya kelahiran Tentara Nasional Indonesia.

Senin, 09 Februari 2026

"gali lobang, tutup lobang.." adalah sebuah istilah yang sudah banyak di kenal di lisan masyarakat kita. Bukan hanya, karena kerap kali terjadi di tengah masyarakat, namun mungkin diperkuat pula oleh hafalan masyarakat terhadap syair lagu, yang dilantunkan H. Rhoma Irama, dengan judul serupa itu juga.


 

Gali-gali-gali-gali-gali lobang //Gali-gali-gali-gali-gali lobang // Lobang digali menggali lobang //Untuk menutup lobang//Tertutup sudah lobang yang lama//Lobang baru terbuka//Gali lobang tutup lobang//Pinjam uang bayar hutang//Gali lobang tutup lobang//Pinjam uang bayar hutang

Sikap ini, biasa digunakan untuk menunjukkan kebiasaan masyarakat, yang berusaha keras dalam membunuhi kebutuhan hidup, dan atau keinginan hidup, kendati dalam posisi kemampuan ekonomi yang terbatas.

Bagaimana dengan indikasi negara sehat ?

Minggu, 08 Februari 2026

Setara dengan pemikiran Erich Fromm mengenai masyarakat sehat (the sane society), tentunya akan ada pemikiran dalam benak kita, mengenai peluang konsep negara sehat, atau negara sakit. Pemikiran serupa ini, tentu bukan mengada-ada, namun merupakan pengembangan, dan atau refleksi pemikiran, dari hasil bacaan terhadap narasi dan juga realitas yang terjadi dihadapan kita semua.



Sekali lagi. Tentu, dengan menghadirkan konsep ini, kehadapan kita, bukan berarti kita tengah mengadapi situasi seperti ini. Atau, ada semacam tendensi yang mengarah pada prasangka buruk terhadap realitas yang ada. Namun, hal yang penting bagi kita saat ini, adalah melakukan refleksi, terkait situasi dan kondisi saat ini, dengan ukuran konseptual atau pemahaman dasar, yang kita miliki saat ini.

Sabtu, 07 Februari 2026

Untuk  kita yang ada di dalam kelas, bisa jadi dihadapkan pada pertanyaan, benarkah MBG itu dapat membuka lapangan kerja ? bila, jawabannya adalah afirmatif (ya), maka, apakah MBG masuk kategori padat karya atau padat modal ?



Pertanyaan ini, serius dan perlu dijadikan bahan diskusi. Khususunya bagi mereka yang ada di dalam ruang-akademik. Setidaknya, argumentasi yang kita susun ini, kelak dapat dijadikan acuan dalam menghapus keraguan, atau kepenasaranan dari sang penanya.

Jumat, 06 Februari 2026

Kisah ini, adalah fakta. Tidak bisa diingkari, dan itu adalah objektif.  Bahwa, terdapat informasi faktual, empirik serta objektif dalam temuan sains, bahwa faktanya tunggal, namun interpretasi yang dikembangkan, dan terpahami oleh manusia, beragam, malah bisa bertolak belakang.


Bagaimana mengatasi masalah serupa ini ?

Jawabannya, adalah 'terus melakukan kajian, sehingga menemukan teori yang mampu secara konsisten menjelaskan fenomena dimaksud!"  itu saja. Dan itulah tekad, sainstis atau ilmuwan kita hari ini.

Kamis, 05 Februari 2026

Tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi pada diri kita, persoalan sakit itu, hendaknya menjadi bagian penting dari momen untuk refleksi. Lha, kok bisa begitu? 



Inilah soalnya.

Ada empat kategori manusia, dilihat dari sudut pandang sosiologi kesehatan ini. Keempat kategori itu, satu diantara yang lainnya, akan menunjukkan pola respon yang  berbeda terhadap dirinya dan lingkungannya.

Rabu, 04 Februari 2026

Dua minggu terakhir. Monitor ini, ditinggalkan. Bukan berarti tidak menyentuhnya, tetapi tidak dimanfaatkannya sebagai media curhat. Alasan utama, saya mengalami derita fisik, batuk, dan demam, yang tak kuasa untuk mengekspresikan gagasan ke dalam tulisan. 


Terasa, dunia ini berhenti. Eh, berhentik bersahabatan. Hanya untuk berharap, bisa istirahat sejenak pun, tak kuasa didapatnya. Batuk, dan dan demam, menghantuinyan. Ucapan rekanan yang lain, bulan ini, bulan kedua di tahun 2026, tengah mewabah superflu, atau virus nipah, atau apa lah sebutan lainnya.

Selasa, 03 Februari 2026

 

Tema ini, tampaknya dapat disematkan, untuk menemukan inspriasi pahit dari kejadian yang menimpa Ira Puspadewi. Ira Puspadewi, lahir di Malang, Jawa Timur, 12 Desember 1967, adalah Eks Eksekutif Profesional Indonesai dan Eks Diru PT ASDP (Desember 2017–November 2024). Ia dikenal atas digitalisasi tiket Ferizy dan kinerja laba tinggi, namun pernah divonis kasus korupsi akuisisi PT Jembatan Nusantara

Senin, 02 Februari 2026

 


Ada kasus menarik, terjadi di lingkungan pendidikan. Berita ini, kita kutip dari media massa. Kisah sederhananya adalah :

Kejadian terjadi di SDN CIbeuruem 1 Bogor (2023). Awal Kejadian, Reza Ernanda, guru honorer, dituduh membocorkan praktik pungli PPDB oleh kepala sekolah kepada Inspektorat Kota Bogor. Kepala sekolah (Novi Yeni) memecat Reza tanpa surat peringatan dengan alasan tidak loyal. Dampak pemecatan, memunculkan gelombang protes dari ratusan murid dan orang tua murid berdemo mendukung Reza karena ia dikenal guru yang baik.

Kasus ini, kelihatannya ada pada wilayah skala mikro, dan mungkin, bagi sebagian orang menganggapnya sebagai hal kecil. Tetapi, kejadian ini, sejatinya menggambarkan realitas sosial politik, dan penegakkan hukum yang belum bisa dibanggakan.

Minggu, 01 Februari 2026

 


Dalam kasus ini, kita akan menengok kasus yang menimpa Hogi Minaya, dari Sleman Jogjakarta.