Lonceng sekolah terakhir berdentang, disambut sorak-sorai riuh rendah anak-anak yang berhamburan keluar gerbang. Bagi sebagian besar orang, momen ini menandai dimulainya liburan sekolah—sebuah jeda dari rutinitas buku teks, ujian, dan seragam. Namun, jika kita melihatnya melalui lensa geografi humanis, liburan sekolah adalah sesuatu yang jauh lebih luhur. Ini adalah momen transisi spasial yang krusial, sebuah waktu di mana anak-anak berhenti sejenak dari "ruang formal yang terstruktur" (sekolah) untuk kembali menjelajahi, meraba, dan memaknai "ruang-ruang kehidupan" (rumah, lingkungan, dan alam) secara merdeka.
Just another free Blogger theme












