Just another free Blogger theme

Kamis, 20 Agustus 2026

Mengamati perkembangan dan dinamika pendidikan hari ini, ada satu kebutuhan mendesak untuk mengeksplorasi mengenai potensi dan pengembangan pendidikan di era industri teknologi dan informasi. Lebih jauh lagi, satu diantara manfaat wacana ini, adalah untuk mengenali  kembali, sejarah perkembangan persekolahan dilihat dari pengaruh teknologi pendidikan (educational technology). Pokok pemikiran ini, dirasa penting, dengan harapan dapat memberikan penjelasan dan kejelasan mengenai, apa dan bagaimana sejarah perkembangan sekolah ini, terkait denagn peran fungsi teknoligi pendidikannya itu sendiri.


Dikutip dari Sayed Hadi Sadeghi (2018:13-15), membagi perkembangan pembelajaran jarak jauh ke dalam lima generasi. [1] Pertama, Generasi Model Korespondensi (model korespondensi). Penyediaan pendidikan jarak jauh menggunakan media cetak, yang bisa dikirim ke pembelajar di berbagai daerah. Model pembelajaran ini, lebih bersifat linier, yaitu dari penyedia jasa pendidikan kepada peserta didik. Jarak geografi sangat terasa dominan yang mempengaruhi kelancaran dan keberlangsungan pendidikan jarak jauh generasi awal.

Selasa, 18 Agustus 2026

Jika kita seorang laki-laki, akan merasa gemes, terpesona, dan berdecak kagum bila melihat kulit seorang gadis yang bersih, mulus, dan putih agak kemerahan. Rasa-rasanya dan bila dibolehkan, ingin sekali untuk menyentuhnya. Warna agak kemerahan yang muncul di wajahnya, bukan karena sakit atau lagi alergi, namun karena respon emosi si gadis yang sensitive, sehingga mampu dengan mudah merubah wajah ayu gadis tersebut. Kulit indah adalah sebuah impian para gadis remaja.



Senin, 17 Agustus 2026


Dalam satu bulan terakhir, sempat bertemu dengan tiga pengelola satuan pendidikan di Kota Bandung. Ketiga sekolah tersebut terancam bubar, karena tidak terpenuhinya quota minimal siswa baru yang mendaftar. Alasan gulung bangku seperti ini merupakan argumen klasik yang dikemukakan para pengelola pendidikan. Selain karena kesalahan manajemen, dan promosi sudah tentu kondisi ini akibat dari ketidakmampuan membaca pesaing pendidikan yang ada di wilayah sekitar serta ketidakpekaan terhadap kebutuhan pasar. Dalam istilah dunia bisnir, yaitu lemahnya kemampuan intelijen persaingan dari lembaga (tim manajemen).

Minggu, 16 Agustus 2026

Maaf, kita tidak jadi belanja sore ini, habis bibir saya bengkak, kayaknya kena gigitan serangga. Papar seorang istri kepada suaminya. Berita ini disampaikan melalui sms kepada sang suami yang ada di ruang kerja kantor dan sedang berbincang-bincang dengan teman sekantornya. Selepas membaca berita itu, khususnya wajah sang suami terus berubah, kaget dan tidak paham. Karena beberapa menit sebelumnya dirinya pergi ke kantor, kondisi sang istri ada dalam keadaan sehat wal afiat. Namun kini, dia memberitakan diri sedang berada dalam kondisi yang sakit.



Sabtu, 15 Agustus 2026

Masih pagi. Pikiran pun masih segar. Namun pikiran segar di negeri ini nasibnya tidak pernah lama. Entah karena keadaan di negeri ini yang kerap mempertontonkan perilaku yang aneh-aneh dan tidak memberdayakan rasa kemanusiaan atau karena banyaknya masalah hidup yang terus melilit kehidupannya. Sehingga akibat kedua hal tersebut, pikiran segar masyarakat Indonesia ini kerap kali sulit berkembang untuk waktu yang lama. Kata ahli seni, matahari pun belum merasa lelah untuk menyinari bumi, namun pikiran ini harus kembali diisi oleh keanehan negeri ini.



Jumat, 14 Agustus 2026

Di sinilah (2009), saya baru merasakan mengenai pentingnya memahami hal-hal penting. Kalau kita memiliki waktu panjang, kemampuan yang tak terbatas, mungkin masih layak untuk mengharapkan dan mengejar seluruh impian dalam hidup. Namun hal itu, sulit untuk diwujudkan, karena kita secara realistis bukanlah makhluk seperti itu. Kita memiliki keterbatasan, baik waktu maupun kemampuan.




Saat itu, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta inilah, saya merasakan bahwa setiap orang butuh rencana, rancangan atau strategi dalam mencapai tujuan yang diinginkannya. Bila kita alpa terhadap masalah ini, maka yang didapat hanyalah lapar, haus dan lelah.

Kamis, 13 Agustus 2026

Seringkali kita mendengar, ada orang yang kehabisan kata-kata bila menulis sebuah surat, artikel atau makalah. Ketika kita sedang memberi sambutan, kadangkala (khususnya bagi mereka yang jarang memberikan sambutan secara langsung tanpa teks) merasa kehabisan pembicaraan. Keadaan seperti ini, sudah barang tentu membuat kita merasa bete dan menyakitkan. Terlebih lagi, bila sedang berhadapan dengan orang yang kita hormati, maka kehabisan ide/pemikiran atau kata-kata, membuat keresahan dalam jiwa ini semakin menguat.