Degradasi Standar Tugas Perkembangan. Itulah yang ingin disampaikan atau diwacanakan di sini. Mungkin jadi, istilah ini, tidak tepat, atau malah lebih jauhnya lagi, miskonsepsi. Saya rasakan, dan sadari itu. Tetapi, nalar ini keukeuh ingin, tetap menggunakan istilah ini, untuk menggambarkan realitas sosial yang tumbuhkembang di sekitar kita.
Satu waktu. Tepatnya, tidak lebih dari satu bulan terakhir ini, tetapi memang bukan di minggu ini. Kumpul dengan rekanan seprofesi, tenaga pendidik, walaupun sedikit lintas disiplin ilmu. Sebagai orang yang berlatar belakang geografi dan ilmu sosial, hari itu, berkumpul dengan sejumlah rekanan yang berasal dari latar belakang psikologi, atau bimbingan dan konseling. Pertemuan dan obrolan itu, semula sekedar shilaturahmi biasa. Namun, lama kelamaan, pembicaraan memasuki ranah yang serius, dan membutuhkan penalaran yang tepat.
"sekarang sudah mulai ramai lagi..?" rekanan dari BK, memancing. Kemudian, ditimpali juga oleh guru BK yang lainnya. Mereka mengiyakan, adanya informasi kenakalan remaja di lingkungan lembaga pendidikan. Saya sendiri, belum konek dengan ajuan persoalan itu. Maklum, agak sedikit lelet, dan kurang fokus dengan pembicaraan tadi.












