Agak sulit untuk memahami kondisi kita hari ini. Dalam keyakinan subjektif kita, negeri ini, ada dalah kondisi yang tidak sedang baik-baik saja. Tetapi, tidak sedikit orang, bahkan kaum intelek, dan kaum terpelajar, yang menganggap masih ada harapan, dan bahkan harapan sedang tumbuh dengan baik. Dua kondisi yang berbenturan, seakan tidak pernah mau bergandengan atau berdampingan ini, kerap kali beraduhadapan. Sayangnya lagi, saat beraduhadapan itu, tidak ada jalan keluar, untuk menembus kebuntuan ini. Sampai hari ini, dan saat ini pun, masih banyak yang terbingungkan karenanya.
Mengapa harus bingung ? Siapa bilang negeri kita, dalam keadaan gelap ? siapa yang mengatakan bahwa negeri kita, masuk dalam fase kecemasan dan potensial terpuruk pada jurang kecemasan yang mendalam ?












