Mengamati perkembangan dan dinamika pendidikan hari ini, ada satu kebutuhan mendesak untuk mengeksplorasi mengenai potensi dan pengembangan pendidikan di era industri teknologi dan informasi. Lebih jauh lagi, satu diantara manfaat wacana ini, adalah untuk mengenali kembali, sejarah perkembangan persekolahan dilihat dari pengaruh teknologi pendidikan (educational technology). Pokok pemikiran ini, dirasa penting, dengan harapan dapat memberikan penjelasan dan kejelasan mengenai, apa dan bagaimana sejarah perkembangan sekolah ini, terkait denagn peran fungsi teknoligi pendidikannya itu sendiri.

Dikutip dari Sayed Hadi Sadeghi (2018:13-15), membagi perkembangan pembelajaran jarak jauh ke dalam lima generasi. [1] Pertama, Generasi Model Korespondensi (model korespondensi). Penyediaan pendidikan jarak jauh menggunakan media cetak, yang bisa dikirim ke pembelajar di berbagai daerah. Model pembelajaran ini, lebih bersifat linier, yaitu dari penyedia jasa pendidikan kepada peserta didik. Jarak geografi sangat terasa dominan yang mempengaruhi kelancaran dan keberlangsungan pendidikan jarak jauh generasi awal.











