"kita harus tahu posisi...", ungkapnya. Seorang bawahan yang terlalu kritis, dan bahkan mengganggu kenyamanan pimpinan, tidak akan mendapatkan posisi yang terbaik dalam karirnya.
Ungkapan itu, disampaikan seorang senior, yang merasa sudah mencapai posisi terbaik dalam perjalanan hidupnya. (terbayangkan, kan..? dia itu senior, penulis adalah junior, padahal usia penulis pun demikian adanya)...hihihi.
Sejumlah keberhasilan, sebagaimana diklaimnya, sudah dia dapatkan. Gelar akademik sudah sampai pada puncak. Status sosial, sudah ada pada sampai puncuk, sebagaimana yang diharapkan. Sejumlah usaha pendidikan, sudah dia miliki. Mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini, sampai perguruan tinggi. Bahkan, klaimnya, sudah pula memiliki sejumlah lembaga perguruan tinggi di beberapa daerah di Jawa Barat.












