Just another free Blogger theme

Kamis, 28 Mei 2026

"sudah, diridhokan saja, semua ini sudah terjadi, dan kita harus menerima kenyataan ini.." nasihat, seorang tetua kepada generasi mudanya. Pesan itu, disampaikan, saat kenyataan pahit menimpa, dan diluar dugaan atau di luar pemikiran sebelumnya. Karena itu, sang Tetua memandang, bahwa kita semua harus meridhokan, kenyataan ini. 



Ucapan itu terasa sederhana, dan sangat mudah meluncur dari lisan kita. Tentunya, sebagai orang yang tidak merasakan deritanya, akan dengan  mudah, meluncurkan kalimat itu. Tetapi, bagi kita yang merasakan derita itu, misalnya, saat gagal dalam meraih cita, berpisah dengan orang yang dicintai, gagal menikahi seseorang, bencana kebakaran, atau ditinggalkan orangtua, maka derita-penyesalan sangat terasa hadir dalam emosi kita. Namun, sejumlah orang yang berada di luar kita, dan tidak menjadi bagian dari derita yang kita rasakan, dengan sangat mudah meluncurkan kata dan ucapan, yang disebutnya menjadi sebuah nasihat, supaya kita dapat dengan mudah untuk meridhokannya.

Rabu, 27 Mei 2026

Salah satu wacana yang biasa dan akan muncul, di seputaran perayaan idul adha, adalah bagaimana implementasi pengakuan terhadap hak-hak hewan ? 



Seperti yang terjadi hari ini. Muncul ketusan, "kasihan, sapinya..." ungkap seorang ibu, saat menyaksikan prosesi penyembelihan hewan qurban. Mendengar ungkapan itu, langsung sebagiannya lagi, nyeletuk, "memang itu, takdir sapi, begitu..."

Selasa, 26 Mei 2026

Sebuah perjalanan spiritual agung, dialami seorang Muslim, dalam 6 bulan terakhir. Perjalanan spiritual ini, bermula dari rajab, sya'ab, sampai dzulhhijjah. Secara umum, dua perjalanan awal puncaknya di Ramadhan atau idul fitri. Sedangkan, dua bulan berikutnya, adalah menuju idul adha.


Lantunan doa, yang dilisankan seorang Muslim di bulan Rajab.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allahumma bârik lanâ fî rajaba wasya'bâna waballighnâ ramadlânâ
"Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan." 

Senin, 25 Mei 2026

Ada tradisi baru. Mungkin, karena di perkotaan. Sejak dini hari, sudah ada informasi, "bapak-bapak, ibu-ibu, sahur-sahuuuuuur..." sebuah pengingat, dari pengeras suara, dari kejauhan. Pagi ini, bukan di bulan Ramadhan. Suara itu, terdengar di pagi hari, jelang subuh, pada tanggal 9 Dzulhijjah. Sejak tinggal di Kota, suara ini, kerap terdengar di setiap tahunnya. 



"inilah kebiasaan, warga di kompleks ini..." ujar seorang rekanan, yang tinggal tidak jauh dari mushala tersebut. Beberapa waktu yang lalu, sempat juga bertanya, apakah kebiasaan serupa ini, hanya terjadi jelang shaum 'arafah ? Sang penutur memberikan tanggapan lanjutan, bahwa tradisi membangun sahur shaum sunnah ini, kadang dilakukan pula, bila bertepatan dengan shaum daud.

Minggu, 24 Mei 2026

Tidak ada manusia yang sempurna. Kira-kira, demikianlah ucapan kebanyakan orang. Kalimat itu, bisa dikatakan sebagai pernyataan normatif, dan bisa pula sebagai upaya pembelaan diri.  



Pernyataan yang bisa dikategorikan sebagai pernyataan normatif, karena mengandung makna yang sulit diukur, dan mudah dipahami. Persoalan itu, akan mudah memancing perdebatan panjang, dan berkelanjutan, bila kemudian, mempertanyakan indikator dari manusia sempurna. Terlebih lagi, bila dikaitkan dengan indikator, tidak ada catat, atau kelemahannya. Maka, untuk ukuran serupa itu, tidak akan ada manusia yang sempurna. karena itulah, pernyataan itu, masuk kategori pernyataan normatif, atau bersifat umum.

Sabtu, 23 Mei 2026

Ada yang mengatakan, "Juara liga sekarang ini, Persijap.."

Kenapa ?

Mereka mengatakan, "ya, itu, bila klasemen liga 1, hanya diikuti oleh dua peserta, yakni Persib dan Persijap saja." paparnya, "dengan 2 peserta itu, maka Head to Head, antara Persijap dan Persib, dimenangkan oleh Persijap..."

Tentu saja, mendengar penjelasan serupa itu, tidak perlu tersinggung, dan tidak perlu koment, berkepanjangan. Walau, dibalik dua pertemuan itu, memang banyak hal yang bisa dibincangkan oleh para pengamat bola. Namun, untuk sekedar meramaikan diskusi atau obrolan di poskamling, pandangan serupa itu, sah saja untuk diungkapkan.

Jumat, 22 Mei 2026

Apakah ada demokrasi di sebuah negara ? sebuah pertanyaan, yang bisa memantik perdebatan cukup panjang, dan bahkan bisa jadi, sulit dihentikan. Persoalannya, bukan karena ada tidaknya demokrasi, melainkan perbedaan indikasi yang menyebabkan setiap orang memiliki pandangan berbeda, dan khas, terkait demokrasi itu sendiri. Di sinilah, perdebatannya.

Bila dibumbui oleh ketidakdewasaan publik, dan juga elit politiknya, maka pencerahan serta penjelasan dan kejelasan mengenai makna demokrasi, semakin rumit, dan jelimet. Bukan kompleks. Bila kompleks, masih bisa diuraikan, kendati butuh waktu yang cukup panjang. Tetapi bila jelimet, dan bercampur dengan indikator yang tidak jelas, maka bukan kompleks, tetapi komplikasi demokrasi.