Tidak ada manusia yang sempurna. Kira-kira, demikianlah ucapan kebanyakan orang. Kalimat itu, bisa dikatakan sebagai pernyataan normatif, dan bisa pula sebagai upaya pembelaan diri.
Pernyataan yang bisa dikategorikan sebagai pernyataan normatif, karena mengandung makna yang sulit diukur, dan mudah dipahami. Persoalan itu, akan mudah memancing perdebatan panjang, dan berkelanjutan, bila kemudian, mempertanyakan indikator dari manusia sempurna. Terlebih lagi, bila dikaitkan dengan indikator, tidak ada catat, atau kelemahannya. Maka, untuk ukuran serupa itu, tidak akan ada manusia yang sempurna. karena itulah, pernyataan itu, masuk kategori pernyataan normatif, atau bersifat umum.












