Kita sering kali dipusingkan oleh kegaduhan. Tepi, kegaduhan itu sendiri, kadang disebabkan karena kita diam. Karena kita diam, dan diam yang sangat lama, maka kegaduhan itu, pun, terjadi sangat lama. Oleh karena itu, sangat mudah menyusuan rumusah masalahnya, bahwa kegaduhan segaris lurus dengan kediamannya kita sendiri.
Di lingkungan keluarga. Istri cemberut, karena ada masalah sengkarut dengan suaminya. Kesalnya sudah memuncak, sang Suami malah diam seribu basa. Ujungnya, kekesalan sang Istri berlarut-larut, malah menjadi penyebab gaduhnya suasana dalam keluarga itu. Tambah runyam. Anak dibuat tidak mengerti. Mertua, hendak ikut campur takut, tambah berantakan. Tetangga, sekedar menjadi penonton setia, kendati ada yang sambil tersenyum, atau ada pula yang sangat menyayangkannya.












