Pada malam hari, warna biru keunguan tiba-tiba muncul dari kawasan kawah Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat. Sekilas, nyala itu tampak seperti api biasa yang diberi cahaya biru. Tetapi Papandayan bukanlah tempat biasa, dan nyala biru di kawasan kawah bukan pula api unggun yang menyala dengan warna tidak lazim.
Fenomena yang sering disebut blue fire itu merupakan manifestasi dari aktivitas gas dan belerang pada sistem vulkanik. Pada 23 September 2026, fenomena tersebut kembali teramati di sejumlah titik Papandayan. Sehari kemudian, nyala yang terlihat dilaporkan lebih sedikit dan lebih terkonsentrasi, dengan warna biru keputihan. PVMBG menyatakan bahwa fenomena tersebut berkaitan dengan pembakaran gas panas belerang pada area solfatara kawah aktif.












