Siang itu. Makan basom bersama rekan sekantoran. Sebenarnya, kegiatan itu, bukan kegiatan rutin. Acara makan baso bersama, rekan tempat kerja itu, lebih disebabkan, karena lelah dalam perjalanan, selepas takziah ke rekanan, yang sedang mendapat ujian sakit. Teman kita yang satu, istrinya sakit, dan memaksanya untuk rawat inap di rumah sakit. Demi persahabatan dan membangun rasa empati kepada rekanan, kami segerombolan itu, membesuknya. Di siang hari itu.
Bila tidak salah ingat. Memanfaatkan sisa waktu luang, karena pekerjaan sedang rehat, berangkat sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian melaju ke tengah kota, menuju rumah sakit yang dituju. Sampai lokasi, sekitar pukul 12.00-an. Di lokasi tidak lama, sekedar ucapan kecil, dan doa-doa, kemudian pulang kembali, menuju ke tempat kerja.
Di tengah perjalanan itulah, kami, atas usulan kaum emak-emak, menyempatkan istirahat di tempat baso. Di sinilah, kisah itu bermula.












