Just another free Blogger theme

Minggu, 01 Maret 2026

Hari ini, sudah memasuki hari kesepuluh fase kedua Ramadhan 1447 H.  Perjalanan dalam sepuluh terakhir ini, sudah menunjukkan gelagat gejala yang berbeda, dari beberapa hari sebelumnya. Walaupun, orang menyebutnya sebagai hal biasa, gejala biasa, dan rutin terjadi di setiap tahunnya, saat-saat menjelang akhir Ramadhan.



Pertanyaannya pun, serupa. Mengapa hal ini terjadi, dan mengapa terus berulang dan tidak ada perubahan atau perbaikan, apakah gejala ini, merupakan hal wajar, dan dinormalisasi oleh umat Islam itu sendiri ? rentetan pertanyaan ini, masih bisa diperpanjang, namun, entah siapa yang akan memberikan komentar atau tanggapan serius terhadapnya.

Sabtu, 28 Februari 2026

 


Dalam khazanah keilmuan, khususnya terkait hukum perbuatan manusia, dikelompokkan menjadi lima kategori. Kelima kategori ini, masuk dalam taklifi bagi seorang muslim, yaitu amalan wajib, sunnah, mubah, makruh dan haram. Di tempat lain, Imam Haramaian menyebutnya menjadi tujuh, dengan tambahan, sah (shahih), dan batal.

Jumat, 27 Februari 2026

Yahya Muhammad, seorang pemikir dan teoritikus, kelahiran Irak 1959, sejak tahun 1970-an, sudah melontarkan kritik terhadap tradisi ilmiah, termasuk dalam pemikiran keagamaan. Sejumlah karya dan pemikirannya, mulai beredar dan dikenal pembaca Indonesia. 


Dalam karya berjudul (indonesia), ”Bagaimana Pengetahuan, Kehendak dan Indentias Membentuk Keyakinan Manusia”, (Muhammad 2026:84),selepas melakukan kritik terhadap bias-bias epistemik yang berkembang saat ini, dia mengajukan pandangan (selera epistemiknya) sendiri yakni mengajak pada visi integratif yang bertumpu pada pluralitas dan saling menghormati antar ilmu dan lintas spesialiasasi.

Kamis, 26 Februari 2026

Adalah menjadi satu kebutuhan, untuk memperhatikan kebutuhan zaman. Dinamika kehidupan, yang ada di sekitar kita, kerap kali, bukan hanya sebagai imbuhan terhadap kehidupan modern kita, namun membuka ruang dan peluang untuk bisa berinteraksi dengannya sehingga melahirkan pembaharuan-pembaharuan dalam dunia pendidikan.



Tentu saja, pembaharuan, tidak semata-mata, karena ada perkembangan zaman. Karena sikap serupa itu, menunjukkan adanya 'pengaruah eksternal' yang terlalu dominan, dan bisa menyebabkan kita kehilangan jati diri. Oleh karena itu, strategi yang perlu dilakukan itu adalah melakukan melakukan pembacaan dan pemetaan terhadap karakter dan potensi, serta tantangan dan ancaman zaman, untuk kemudian diselaraskan dengan  tradisi lokal, pribadi, misi, orientasi hidup, atau karakter diri. 
Dalam konteks itulah, pembaharuan-pembaharuan dalam ragam sektor kehidupan itu, perlu dilakukan, termasuk diantaranya adalah dalam dunia pendidikan. 

Rabu, 25 Februari 2026

Pagi ini, dan Ramadhan ini,  ada peristiwa besar, yang mengguncang pikiran dan perasaan. Tentunya, bagi sebagian orang, dianggapnya besar dan menyesakkan dada, tetapi bagi sebagian orang pula, dapat diartikan sebagai sesuatu yang melegakan. Lha, berita  besar apa yang dimaksud ? keputusan akhir, masa depan nasib.



Bisa jadi, ada yang bertanya, memangnya keputusan apa yang terjadi ? Tentunya, keputusan itu, adalah takdir Tuhan, yang menimpa diri kita. Bentuknya bisa beragam. Terkait pendidikan, ekonomi, jabatan, karir, atau hubungan kemanusiaan, dan juga keputusan politik yang menyangkut keamanan diri, negara dan dunia ini.

Selasa, 24 Februari 2026

 


Di kehidupan masyarakat, kadang kita mendengar  ”ah, yang penting mah, niat...!”, begitulah ungkapannya, sambil memasukkan sejumlah koin ke dalam kencleng masjid. Ungkapan dan pernyataan itu, adalah hal biasa, dan sering kita dengar. Bahkan, latar sikap dan tindakan itu, kerap kali pula, disandarkan pada hadist Nabi Muhammad Saw, tentang niat.


ٍعَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ


Dari Umar radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah," (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits).

 

Senin, 23 Februari 2026

Kesimpulan ini, layak untuk dikedepankan pada minggu ini. Selepas PERSIB Bandung, di Liga 1 Indonesia meraih kemenangan, 1-0 dari Persita, tim kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia ini, kokoh di puncak klasemen. Bila dibandingkan dengan kompetitornya, yang sudah menjalani pertandingan sama, hanya terpaut 4 point dari Borneo, dan 4 point dari Persija, dengan catatan untuk tim terakhir ini, Persib masih menyisakan 1 pertandingan lagi.


Hal yang menariknya lagi, di sejumlah Liga di Dunia pun, mengalami hal serupa.  Pada minggu-minggu ini, kemenangan dan kelalahan tim papan atas, menyebabkan selisih antara pamuncak dengan kompetitornya, sangat tipis, yakni selisih 2-4 point, atau antara 1-2 pertandingan.