
Tidak sadar. Ternyata, kita, khususnya saya, seringkali terjebak. Seringkali masuk jebakan atau pancingan narasi dari orang lain. Akibat terpancingnya itulah, kemudian, emosi, subjektivits dan irrasionalitas muncul ke permukaan. Semula bermaksud untuk mengadu gagasan, namun, karena terjebak dalam pancingan lawan bicara, kita malah beradu mulut tak karuan, dan argumentasi ...