Just another free Blogger theme

Jumat, 16 Desember 2022

Sekali lagi. Malam ini,  membaca sebuah artikel yang membicarakan mengenai sikap atau kondisi manusia. Soalnya sangat jelas, seperti halnya, yang pernah disampaikan sebelumnya di ruangan ini. Mengapa manusia tidak banyak berubah ?


Saat itu, sudah diungkapkan, bahwa kendati sudah banyak baca buku mengenai motivasi, pengembangan diri,  atau ragam bacaan lain yang serupa itu, namun, masih saja, kondisi dan keadaannya tak banyak berubah. 

Masih seperti itu !!!

Kenapa ? apa iya, hal itu menunjukkan bahwa manusia tidak bisa berubah ? 

eh, jangan jauh-jauh. Rasanya, saya, mungkin juga pembaca, sangat berharap banget menjadi oran bahagia, orang sukses, dan orang yang makmur. Dalam lintasan pikiran kita, rasanya indah, kalau, dalam setiap saatnya, kita bisa menikmati hidup. terlebih lagi berwisata ke tempat impian, atau kuliner di rumah makan yang enak, atau berwisata di atas kapal pesiar. 

Eh, benar ga ya ? mudah-mudahan, tidak jauh berbeda. Bayangan itu, mudah-mudahan menjadi bagian dari impian, dari banyak orang. 

Namun demikian, sekian kali kita berpikir tentang itu, dan kemudian, dengan sekian kali pula, kita menemukan tip dan trik untuk mewujudkan impian dalam hidup kita, eh, malah untuk sekian kali nya lagi, kita berada dalam situasi yang masih seperti ini.

Kenapa, ya ?

Coba. atau mari kita renungkan bersama. Mengapa hal ini (itu) terjadi. Mengapa, posisi dan kondisi kita, belum begitu banyak berubah. Mengapa, kita masih ada dalam posisi seperti saat ini, padahal imajinasi dan impian kita, sudah terbang tinggi, sebagaimana yang sudah dikhayalkan beberapa waktu lalu.

Tak sengaja. Nonton rekaman sepakbola Piala Dunia, antara Maroko dan Portugal. Sebenarnya, hanya cuplikannya saja. Itu pun, hasil akhirnya sudah pada tahu. Banyak yang tahu, dan saya pun sudah tahu hasilnya. Maroko lolos ke semi final, dan siap berhadapan dengan Prancis. Tapi, tetap saja, cuplikan pertandingan itu, enak dan layak tonton.

Sekali lagi. Tidak sengaja. hal ini pun, tak sengaja. membaca koman koment terhadap pertandingan itu. Netizen dalam negeri, dan juga luar negeri pun, banyak yang mengomentari hasil pertandingan itu. Seperti tebakan kita, ada yang bahagia, ada yang sedih, ada yang memberikan kritikan dan ada yang memberikan pujian. Ada yang merasa bangga, dan ada pula, yang biasa saja. 

Saya sendiri, posisi sangat emosional.  Secara agama, bangga dengan Maroko. Kebetulan, karena agama mayoritas negara itu, sama dengan agama diri sendiri. Islam. Tetapi, secara objektif -empirik, merasa sedih, karena Portugal yang dihuni pemain Eropa dan pemain bintang, malah harus tumbang. Tidak yakin dan tak percaya dengan keadaan itu. Sedih dan pedih yang dirasakan CR7, rasanya, merasuk ke dalam jiwa ini.

Sembari merasakan, semburat emosional antara sedih dan bahagia, terbersit sebuah perasaan. Jelas-jelas, sudah, yang sedang mengalami perubahan prestise adalah Maroko, dan yang sedang mengalami kesedihan adalah Portugas. Sementara sang penonton dan komentator, hanya mendapatkan perubahan nalar saja, belum mengalami perubahan prrestise apalagi kehidupannya.

penonton tetaplah penonton ! tak ada perubahan banyak, jika sekedar menonton. Perubahan informasi dalam benak, belum bisa menjadi ciri adanya perubahan keadaan, bila tdak mengubah perilaku harian !!


Categories: ,


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Posting Komentar