Mudah dipahami, bila ada pejabat negara mengatakan bahwa "anak-anak kita, perlu menguasai bahasa asing untuk mempermudah pergaulan global". Argumentasi yang sangat mudah dipahami, dan rasional. Tidak ada yang salah dengan pernyataan itu. Rasa-rasanya, sudah menjadi kenyataan kehidupan modern. Untuk bisa melakukan pergaulan global atau komunikasi internasional, maka kemampuan bahasa asing itu menjadi sangat penting.
Kendati demikian, saat argumentasi itu kemudian digunakan sebagai dalil strukturisasi kurikulum pendidikan, terlebih lagi bila dikatakan untuk seluruh jenjang pendidikan, maka keakurasian dan kesahihannya perlu diuji kembali. Dalam pengertian, perlu ada penjelasan lanjutan untuk mendapatkan formasi pemikiran yang tepat, faktual dan kontekstual.
