
Ramadhan itu, mirip bulannya therapi. Bulan konsultasi kesehatan, kepada ahlinya. Inilah, saat kita introspeksi ini, mengenai keluhan hidup selama 11 bulan lalu, dan di ramadhan kali ini, kita mencoba mentherapi ini, sesuai resep Qurani, guna meraih kesehatan jiwa, lahir bathin, dan mendapat kebahagiaan dunia akhirat. Inilah salah satu cara mengartikan
ramadhan, adalah memosisikan bulan ramadhan sebagai bulan therapy. Bukankah Qur'an itu, resep penyembuhan (asy-syifa')?