Just another free Blogger theme

Minggu, 30 Agustus 2026

"Kita kehilangan integritas..", itulah mungkin satu diantara label yang bisa disematkan kepada kita, khususnya dunia akademik. Dunia kampus, yang semula menjadi andalan integritas dan budaya intelektual, kini malah tercoreng habis dan bahkan, terasa tidak membekas dan berbekas.


Kasus korupsi yang menimpa sebuah perguruan tinggi, dan menyasar persoalan yang krusial, yakni penerimaan mahasiswa baru. Menjadi satu, diantara catatan krusial terkait integritas kita. Lembaga pendidikan. 

Jumat, 28 Agustus 2026

Baru sadar, dan tersadarkan. Ada ucapan Al-Harits al-Muhasibi, ulama abad kedelapan, yang mengatakan bahwa kita perlu hati-hati dengan hawa nafsu. Sebab, bila kita abadi dan lalai mengendalikan hawa nafsu, maka, semua hal yang kita punyai dan kita lakukan, akan menjadi sumber petaka, atau sumber kemaksiatan.



Pertanyaan waktu membaca karyanya itu, "lha, kok bisa ?"

Ternyata, memang demikian adanya. Begitulah keadaannya. Hawa nafsu itulah, yang perlu dikendalikan, sehingga hal-hal yang dilakukan tidak menjadi sumber kemaksiatan, dan petaka bagi kehidupan kita hari ini, dan masa depan.

Senin, 24 Agustus 2026




Jika mensyukuri apa yang ada, akan mendapatkan tambah nikmat dalam memiliki dan menikmatinya, tetapi bila kita kufur terhadap rijki yang ada, kita akan merasakan kegelisahan dibuatnya. Karena itu, bersyukur itu pada dasarnya, adalah upaya menganekaragamkan kenikmatan, bukan sekedar menambah kenikmatan.

Minggu, 23 Agustus 2026

Minta maaf itu meringankan beban hidup  dan terasa jauh lebih ringan. Sedangkan, tidak mau minta maaf padahal hati nurani ini, tahu dan sadar, hanya akan menjadi beban berat bagi diri sendiri.


Ada yang kurang merasa berkenan, karena ulah kita. Kejadian ini sering kita hadapi. Disadari atau tidak, atau malah banyaknya tidak kita tidak sadari, ternyata banyak orang yang merasa kurang berkenan karena ulah kita.
Bukan salah. Bukan pula kita bermaksud untuk menyalahkannya, atau melukainya. Tetapi, bisa jadi karena kesalah pahaman antara kita, atau perbedaan gaya tutur dan laku kita, membuat orang tersakiti.

Sabtu, 22 Agustus 2026


Kali ini, tanggal 10 Juni 2013, berkesempatan untuk jalan-jalan dengan anak yang masih duduk di bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).  Kegiatan jalan-jalan ini , menurut vesi penyelenggara pendidikannya, merupakan agenda rutin tahunan anak PAUD di lembaga tersebut. Satu tahun sebelumnya, berangkat ke lokasi wisata yang ada di kawasan Garut, Kolam Renang Drajat. Tujuan kali ini, adalah wisata renang dan outbond PANDIGA, yang berlokasi di kawasan Cimahi.

Jumat, 21 Agustus 2026



Memahami diri sendiri dan kawan seiring itu adalah sangat penting dan utama dalam membangun ketahanan tim. Kegagalan kita dalam memahami diri sendiri, dan kemampuan diri, memudahkan orang lain melakukan penyerangan.

Kamis, 20 Agustus 2026

Ini hanya sebuah prasangka pemikiran saja, atau dalam istilah ilmiahnya, ini hanya sekedar sebuah hipotesis. Melihat perkembangan ekonomi dan budaya terakhir di Indonesia, maka yang akan muncul itu, bukanlah budaya dan ekonomi Indonesia. perkembangan yang akan terjadi, khususnya di Indonesia, yaitu trend ‘indomerica’ atau ‘indochina’.

Rabu, 19 Agustus 2026

Mengamati perkembangan dan dinamika pendidikan hari ini, ada satu kebutuhan mendesak untuk mengeksplorasi mengenai potensi dan pengembangan pendidikan di era industri teknologi dan informasi. Lebih jauh lagi, satu diantara manfaat wacana ini, adalah untuk mengenali  kembali, sejarah perkembangan persekolahan dilihat dari pengaruh teknologi pendidikan (educational technology). Pokok pemikiran ini, dirasa penting, dengan harapan dapat memberikan penjelasan dan kejelasan mengenai, apa dan bagaimana sejarah perkembangan sekolah ini, terkait denagn peran fungsi teknoligi pendidikannya itu sendiri.


Dikutip dari Sayed Hadi Sadeghi (2018:13-15), membagi perkembangan pembelajaran jarak jauh ke dalam lima generasi. [1] Pertama, Generasi Model Korespondensi (model korespondensi). Penyediaan pendidikan jarak jauh menggunakan media cetak, yang bisa dikirim ke pembelajar di berbagai daerah. Model pembelajaran ini, lebih bersifat linier, yaitu dari penyedia jasa pendidikan kepada peserta didik. Jarak geografi sangat terasa dominan yang mempengaruhi kelancaran dan keberlangsungan pendidikan jarak jauh generasi awal.

Selasa, 18 Agustus 2026

Jika kita seorang laki-laki, akan merasa gemes, terpesona, dan berdecak kagum bila melihat kulit seorang gadis yang bersih, mulus, dan putih agak kemerahan. Rasa-rasanya dan bila dibolehkan, ingin sekali untuk menyentuhnya. Warna agak kemerahan yang muncul di wajahnya, bukan karena sakit atau lagi alergi, namun karena respon emosi si gadis yang sensitive, sehingga mampu dengan mudah merubah wajah ayu gadis tersebut. Kulit indah adalah sebuah impian para gadis remaja.



Senin, 17 Agustus 2026


Dalam satu bulan terakhir, sempat bertemu dengan tiga pengelola satuan pendidikan di Kota Bandung. Ketiga sekolah tersebut terancam bubar, karena tidak terpenuhinya quota minimal siswa baru yang mendaftar. Alasan gulung bangku seperti ini merupakan argumen klasik yang dikemukakan para pengelola pendidikan. Selain karena kesalahan manajemen, dan promosi sudah tentu kondisi ini akibat dari ketidakmampuan membaca pesaing pendidikan yang ada di wilayah sekitar serta ketidakpekaan terhadap kebutuhan pasar. Dalam istilah dunia bisnir, yaitu lemahnya kemampuan intelijen persaingan dari lembaga (tim manajemen).

Minggu, 16 Agustus 2026

Maaf, kita tidak jadi belanja sore ini, habis bibir saya bengkak, kayaknya kena gigitan serangga. Papar seorang istri kepada suaminya. Berita ini disampaikan melalui sms kepada sang suami yang ada di ruang kerja kantor dan sedang berbincang-bincang dengan teman sekantornya. Selepas membaca berita itu, khususnya wajah sang suami terus berubah, kaget dan tidak paham. Karena beberapa menit sebelumnya dirinya pergi ke kantor, kondisi sang istri ada dalam keadaan sehat wal afiat. Namun kini, dia memberitakan diri sedang berada dalam kondisi yang sakit.



Sabtu, 15 Agustus 2026

Masih pagi. Pikiran pun masih segar. Namun pikiran segar di negeri ini nasibnya tidak pernah lama. Entah karena keadaan di negeri ini yang kerap mempertontonkan perilaku yang aneh-aneh dan tidak memberdayakan rasa kemanusiaan atau karena banyaknya masalah hidup yang terus melilit kehidupannya. Sehingga akibat kedua hal tersebut, pikiran segar masyarakat Indonesia ini kerap kali sulit berkembang untuk waktu yang lama. Kata ahli seni, matahari pun belum merasa lelah untuk menyinari bumi, namun pikiran ini harus kembali diisi oleh keanehan negeri ini.



Jumat, 14 Agustus 2026

Di sinilah (2009), saya baru merasakan mengenai pentingnya memahami hal-hal penting. Kalau kita memiliki waktu panjang, kemampuan yang tak terbatas, mungkin masih layak untuk mengharapkan dan mengejar seluruh impian dalam hidup. Namun hal itu, sulit untuk diwujudkan, karena kita secara realistis bukanlah makhluk seperti itu. Kita memiliki keterbatasan, baik waktu maupun kemampuan.




Saat itu, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta inilah, saya merasakan bahwa setiap orang butuh rencana, rancangan atau strategi dalam mencapai tujuan yang diinginkannya. Bila kita alpa terhadap masalah ini, maka yang didapat hanyalah lapar, haus dan lelah.

Kamis, 13 Agustus 2026

Seringkali kita mendengar, ada orang yang kehabisan kata-kata bila menulis sebuah surat, artikel atau makalah. Ketika kita sedang memberi sambutan, kadangkala (khususnya bagi mereka yang jarang memberikan sambutan secara langsung tanpa teks) merasa kehabisan pembicaraan. Keadaan seperti ini, sudah barang tentu membuat kita merasa bete dan menyakitkan. Terlebih lagi, bila sedang berhadapan dengan orang yang kita hormati, maka kehabisan ide/pemikiran atau kata-kata, membuat keresahan dalam jiwa ini semakin menguat.



Rabu, 12 Agustus 2026

Pengalaman ini sangat menyakin diri bahwa mengenali sesuatu itu dapat menyelamatkan diri. Kalau kita mengenali sesuatu, kita akan selamat dari hal tersebut. Kira-kira itulah yang menjadi kesimpulan dari kejadian-kejadian yang teralami saat ini.


Selasa, 11 Agustus 2026

Saat itu, saya belum kenal mancing gaya perkotaan (9/10/2008).  Sebagai orang lembur, gaya mancing (ngusep), ya, biasa seperti yang dilakukan kebanyakan orang kampung. Karena itu, terkait dengan kebiasaan ngusep ini, kendati tidak semua orang hobi mancing, tampaknya sangat jarang ada orang yang tidak mengenal mancing. Mancing, dalam kehidupan manusia, kini telah menjadi sebuah gejala sosial yang mewarnai agenda kehidupan manusia. Dengan kata lain, memancing telah menjadi salah satu budaya manusia dalam mengisi, mewarnai dan meningkatkan makna hidup dan kehidupannya.


Pada tataran yang lebih luas, merujuk pada hasil cermatan sepintas terhadap apa yang sedang tumbuh di masyarakat kita saat ini, kiranya dapat ditemukan bahwa perilaku memancing, bukan hanya persoalan nganclomkeun eupan ka balong. Memancing sesungguhnya memiliki kandungan makna sosial yang sangat luas, dan (mungkin) sangat mendalam.

Senin, 10 Agustus 2026

Istilah autis, biasanya sekedar digunakan untuk menggambarkan gangguan mental pada seseorang, dengan indikasi senang dan menikmati hidup dengan alamnya sendiri. Tetapi dalam konteks ini, hari ini, tampaknya kita memiliki ruang untuk menggunakan konsep ini, secara lebih luas, yaitu autisme kolektif, sebuah gejala, saat semua orang menunjukkan hal yang sama, masif, dan permisif.



Pernahkah kita merasakan bahwa kita adalah salah satu diantara orang yang tengah mengalami penyakit autis ? Bila hal demikian belum kita rasakan, mungkin sudah saatnya untuk menafakuri diri, untuk kemudian memotret diri, status keberadaan kita di masyarakat sekitar. Bila simpulan dari hasil renungan itu, muncul kecenderungan adanya gejala kebetahan (enjoy) dengan permainan dan gaya hidup sendiri, dan tidak kepekaan atau tanggungjawab sosial, maka sesungguhnya kita tengah mengalami penyakit autis.

Minggu, 09 Agustus 2026

 

sepanjang matahari  bersinar

jalan karya masih terbuka

sepanjang bulan masih benderang

jalan cita masih lempang

 

sependek harapan

itulah kesempatan

sependek napas berdesah

itulah kemampuan

 

pendek dan panjang

adalah kenyataan

tak bisa diingkari dan tak pula dilupakan

 

dengan tindakan

pendeknya dapat memanjang, dan

panjangnya dapat memendek

 

gerak diri dalam memaknai bumi,

akan mendekatkan langit ke jatining tanah

diamnya diri mengenali bumi, kian

menjauhkan tanah dari jatining bumi

 

Garu I , Juni 2004

Sabtu, 08 Agustus 2026

Ide/gagasan merupakan sebuah produk. Ide adalah produk jasa dari seseorang. Sementara orang yang mengeluarkan ide/gagasan diposisikan sebagai produsen. Pemahaman ide/gagasan sebagai sebuah produk manusia sesungguhnya sudah tidak asing lagi bagi kalangan ilmuwan sosial. Anthony Giddens –misalnya-- berpandangan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat manusia adalah produsen yang memproduksi sekaligus mereproduksi budaya[1].



Ide adalah salah satu budaya manusia. Dengan kata lain, ide adalah produk budaya atau praktik pemikiran manusia.

Jumat, 07 Agustus 2026

Semula tidak peduli dan bahkan kurang merasa tertarik dengan berbagai tayangan infotainment yang bertajuk cinta. Namun karena maraknya acara seperti ini, misalnya Cinta Lokasi, mak comblangin dong, Cinta Lama Bersemi Kebali, Play Boy Kabel dan Kontak Jodoh (2010-an) serta sejenisnya, ada sesuatu hal yang mengganjal dan ingin dikemukakan kepada publik. Sikap ketidakpedulian selama ini, selain karena acara tersebut merupakan bagian dari hiburan, tayangan seperti ini pun lebih menunjukkan sebagai mata acara yang dikhususkan sebagai konsumsi kalangan ABG (anak baru gede) atau remaja belaka. Oleh karena itu, rasa peduli pun kurang muncul. Bahkan bisa jadi, dengan alasan seperti itu juga tidak banyak kalangan yang memberikan perhatian terhadap acara-acara seperti ini.



Seiring perjalanan waktu dan juga karena sesekali menyaksikan episode-episode acara tersebut, muncul sejumlah pertanyaan dalam diri. Apakah memang begitu remaja Indonesia dalam memperjuangkan cinta ? apakah memang demikian adanya perilaku remaja Indonesia dalam memperlakukan diri dan orang lain ? pada konteks inilah, kita dituntut untuk mencermati dengan seksama perilaku remaja dalam acara tersebut, khususnya bila dikaitkan dengan persoalan karakter perilaku remaja Indonesia masa kini.

Kamis, 06 Agustus 2026

Bencana berulang kembali. Bahkan, memahami karakter geologi indonesia yang ada saat ini, bencana serupa gempa atau gunung api ini, akan berulang kembali. Entah esok, atau suatu hari. Bencana alam, di Indonesia akan menjadi bagian dari kehidupan warga negara ini. Indonesia yang kaya raya dengan kekayaan alamnya, dan keindahan alamnya, namun diselimuti pula oleh potensi bencana alam yang bervariasi. Gempa bumi, gunung api, banjir, tsunami, longsoran tanah, dan rupa-rupa bencana alam lainnya. Realitas geologis Indonesia seperti ini, sudah nyata, dan banyak diketahui orang. Dengan kata lain, maka Indonesia merupakan daerah yang perlu untuk siaga satu (Siaga I) terhadap bencana geologis. Siaga untuk selamanya.



Terhadap berbagai gejala alam ini, gejala geologi atau bencana geologis ini, reaksi sosiologis yang ditunjukkan masyarakat kita, sungguh sangat variatif. Analisa berkembang, mulai dari yang berbau sentimen bercampur dengan analisa kritis keilmuan, sampai pada keilmuan murni. Sehingga, kadang-kadang, bila membincangkan sebuah gejala sosial atau gejala alam, masyarakat bingung, dibingungkan atau membingungkan diri dengan pola-pola pikir yang lainnya.

Rabu, 05 Agustus 2026

 Bagi seorang guru, mendengar adanya guru yang tidak layak mengajar/mendidik, sudah tentu akan merasa sedih. Dan bila kita berposisi sebagai seorang wali murid, atau orang tua siswa, mendengar banyaknya guru yang tidak layak mengajar/mendidik ini, menjadi waswas. Artinya, mungkin kita, sebagai orang tua, mau menyerahkan masa depan anak terhadap tenaga pendidik yang tidak layak mengajar/mendidik ? relakah, seorang ibu atau orang tua menggadekan masa depan anak kepada satuan pendidikan yang diisi oleh guru-guru yang tidak layak mengajar/mendidik ? Itulah persoalan yang mengerikan dan perlu dengan segera untuk dituntaskan.


Sebagai salah seorang tenaga pendidik di satuan pendidikan dasar, dan juga di sekolah swasta, penulis merasa kekurangan informasi untuk mengetahui apa alasan, atau apa standar yang digunakan oleh para peneliti untuk menyebut layak-tidaknya seseorang dalam menjalan tugasnya sebagai seorang guru. Apakah mereka melihat ijazah atau kemampuan nyata seorang guru di lapangan ?

Selasa, 04 Agustus 2026

Bagi orang Bandung Timur, khususnya daerah kawasan Cibiru, hari minggu merupakan hari yang istimewa. Pada hari ini, masyarakat di kawasan ini dapat menghabiskan sebagian waktu liburnya di daerah pasar minggu. Kawasan pasar minggu itu, merentang panjang mulai dari Kompleks Vijaya Kusumah, SMPN 46 sampai jalan menuju SMU Terpadu Krida Nusantara.

Senin, 03 Agustus 2026

Alkisah. Malam itu, sekitar pukul 22.00 WIB. Kami, sebanyak 29 orang berdiri, bergerombol di Jembatan Gambir - Jakarta. Kumpulnya di sana, dimaksudkan untuk memudahkan kendaraan penjemput, untuk bisa pulang ke kampung halaman, Paris van Java.


Kontakan demi kontakan di lakukan. Ketua rombongan meyakinkan, perjalanan akan lancar, dan penjembut siap tiba di depan kelompok kami. Dari pihak driver memberitakan, bahwa kendaraannya tengah terus berusaha untuk melaju. Begitulah kisahnay di sekitar malam itu.

Detik demi detik berlalu. menit demi menit berlalu. Kendaraan tak jua muncul dihadapan kelompok. Mulai galau bermunculan. "posisi penjemput di  mana..?", "kendaraan di mana?" , "dah sampai belum...?" sejumlah pertanyaan bermunculan dari ragam lisan, yang ada di kelompok. Sementara sang Ketua Regu, hanya bisa meyakinkan, "kendaraan sedang melaju, tapi lambat, macet..." ungkapnya.

Minggu, 02 Agustus 2026

Ruang memberikan peluang untuk membangun kedekatan-manusia. Atau, lebih tepatnya, ruang akan menjadi faktor penting dalam memaksa seseorang untuk menunjukkan ekspresi-kedekatan kemanusiaannya. Seperti yang terjadi, dan tampak di area toilet. Seperti waktu itu, dan sore itu terjadi.



Seperti yang disampaikan dalam tulisan sebelumnya, Sabtu sore, 1 Agustus 2026, terjadi  fenomena kerumunan terkondisikan (conditioned crowd). Jamaah berdatangan dari penjuru propinsi Jawa Barat, Banten dan DKI, untuk hadir atas undangan Kementerian Agama dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan, yang mengambil tempat di Monumen Nasional Jakarta.

Sabtu, 01 Agustus 2026

Saya, ada dibelakang mereka. Antrian cukup panjang. Iseng-iseng diitung, ada yang antri dengan jumlah sekitar 10 orang dengan ujung ekor yang mengular 2-3 orang lagi di belakangnya. Ada pula yang 9 orang, dengan ujung ekor yang mengular serupa pula. Antrian itu, tampak, panjang, mengular di depan mulut toilet.



Di toilet Masjid Isiqlah. Sore itu. Jelang  maghrib. Bersamaan dengan kegiatan Doa dan Dzikir yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia, di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta. 

Bersama sejumlah rekanan dari Kota Bandung, sudah hadir di lokasi, sekitar pukul 16.00 WIB. Jam'ah pun sudah tumpah ruang di kawasan ini. Satu diantara mereka yang hadir dalam hiruk pikuk, adalah kami yang sedang antri di depan toilet ini.