Just another free Blogger theme

Rabu, 29 November 2023

Berkeluarga itu, pengalaman baru dalam kehidupan. Setiap orang akan merasakan, hal baru, terbaru dalam menjalani hidup dan kehidupannya dengan pasangannya. Tidak ada referensi lain, mengenai hal ini. Andaipun sudah pernah membaca segundang buku terkait berkeluarga, tentu pengalaman hidup dengan pasangan-nyata saat ini, adalah ril, faktual dan baru. Belum ada pengalaman sebelumnya.



Sehubungan hal ini, salah satu kunci yang perlu dikedepankan, khususnya dalam merancang bangunan keluarga harmoni, kiranya adalah perlu untuk mengemas dan mengedepankan pola komunikasi. Pola komunikasi yang indah dan serasi inilah, yang akan menjadi bagian penting dalam menata susunan dan bangunan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Sekali lagi, kendati kita sudah menyebutkan strategi ini, yakni pentingnya pola komunikasi, antara seluruh anggota keluarga, tetapi kita tahu, pelaksanaannya akan sangat kontekstual, atau situasional. 

Lha mengapa demikian ?

Ya, betul. Karena dalam situasi aslinya, kita akan berhadapan dengan variasi karakter yang unik, yang ada dihadapan kita masing-masing. Sekedar contoh, pasangan kita, cerewet dan egois, ada juga yang cerewet  tapi tidak egois, ada yang pendiam tapi sekali bicara ilmiah dan rasional, ada yang bicaranya rasional-ilmiah dan sok pintar, ada yang penurut apapun yang diucapkan pasangan. Ada yang emosional, gampang nangis dan mudah tersingung. Ada yang introvert dan ada pula yang ekstrovert atau terbuka. 
Dan masih banyak lagi, karakter dari pasangan kita.

Bila demikian adanya, maka muncul kembali pertanyaan, lantas bagaimana membangun harmoni dengan komunikasi ? atau bagaimana berkomunikasi yang bisa menghantarkan kita pada situasi yang harmoni ?

Ada beberapa istilah kunci dalam komunikasi. Pertama, dalam komunikasi itu, hal pokok adalah menyampaikan pesan, bukan medianya. Artinya, jika dengan diam atau  berdiam diri, pasangan kita bisa paham, bahwa kita setuju atau menolak, maka cukuplah dengan bahasa isyarat. Tidak mesti dengan kata-kata yang mengumbar kosa kata sumpah serapah !

Maksudnya, kedepankan maksud dan tujuan untuk menyampaikan pesan, bukan mencari dan menemukan media penyampaian pesan. Karena sejatinya, media penyampaian pesan bisa beragam dan unik bagi setiap orang. Untuk mengungkapkan cinta kepada pasangan hidup, bisa dengan ucapan, dekapan, hadiah, atau senyuman, dan bisa pula dengan makan barengan. Inilah yang kita sebut, komunikasi yang harmoni.

Kedua, media komunikasi tidaklah baku dan jangan kaku. Sekali lagi, untuk menyampaikan pesan, seseorang tidak usah kaku dalam menggunakan media-komunikasi. Mungkin satu media komunikasi tidak tepat, tetapi media lain, bisa digunakannya. Kalau memberi hadiah ulangan dengan membelikan kue dianggap tidak pas, ya, jangan beli barang itu, tetapi cukup dengan mengajak makan baso dan dimakan di tempat penjualnya.

Ketiga, siapkan kejutan. Kejutan istimewa bagi pasangan kita ! Kejutan, adalah tindakan harmoni yang unik dan istimewa, yang  bisa diberikan kepada pasangan kita.

Terakhir, yang ingin disampaikan di ini, adalah buatkan waktu khusus untuk bersama. Di waktu bersama itulah, kita dapat  memberikan kejutan. Apapun bentuk kejutannya kepada pasangan kita. 

Mungkin itulah beberapa hal yang bisa kita lakukan .....!

semoga !



Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Posting Komentar