Pengalaman kita hari ini, dan sudah berjalan hampir 1 tahun lamanya. Mungkin juga, akan terus berlanjut ke masa depan. Kita semua, khususnya masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus di media sosial, ramai membincangkan keabsahan ijazah, baik terkait pejabat negara di pusat, maupun pejabat negara di daerah. Media massa, baik media sosial maupun media elektronik, tidak henti-hentinya memubilikasikan konten ini, dengan sangat massif, dan terus dijadikan sajian utama kepada masyarakat.
Di sini saya, tidak akan mengomentari masalah konten kasus di maksud. Karena kebetulan ini, membaca buku karya Clifford Geertz, jadi terenyuh untuk membincangkan masalah metodologi penarasian dalam sebuah konteks keilmuan. Maksudnya saya akan membincangkan inspriasi dari Hayat dan Karya, dari tulisan Geertz dalam memotret fenomena yang sedang terjadi saat ini, di lingkungan kita.






