Just another free Blogger theme

Senin, 16 Februari 2026

Kejadiannya, setahun yang lalu. Seorang alumni, dari sekolah kami. Sewaktu masih aktif di sekolah, termasuk siswa kebanggaan.  Prestasi yang paling menonjolnya, adalah menjadikan dirinya siswa berprestasi nasional, bidang akademik, dalam bidang Matematika. Peristiwa itu, sangat membanggakan kami semua. 


Selapas dari sekolah ini, dia melanjutkan pendidikan ke jurusan Komputer,  Universitas Gajah Mada Jogjakarta. Karena kemampuan dasarnya, sudah mumpuni, dapat informasi, dia mampu menyelesaikannya dengan baik, sesuai waktu yang dibutuhkannya. Karena itu, kemudian dia pulang ke Bandung, dan silaturahmi ke sekolah, almamaternya ini. 

Minggu, 15 Februari 2026

 “mau ke mana kuliah ?” tanyaku kepada seorang siswa, yang kini tengah duduk di bangku kelas XII SMA. Pertanyaan ini, sering saya ajukan, kepada mereka yang duduk di kelas terakhir ini.  Selain sebagai  bentuk kepedulian terhadap rencana masa depan peserta didik, juga dimaksudkan untuk memberikan motivasi mengenai strategi dalam melangkah ke masa depan. Pertanyaan seperti ini, kadang memang divariasikan, misalnya dengan kalimat  ‘mau kemana setelah lulus dari SMA?”


Dengan penuh semangat, dia menyebutkan ‘Jogja, mau ke UGM.” Ujarnya.  Respon cepat, seolah tanpa harus memaksanya berfikir dua atau tiga kali. Pilihan ke Jogja itu, seolah menjadi impian yang menjadi harapannya setiap saat.

Sabtu, 14 Februari 2026

Yasraf Amir Pillianh, dalam karya terbarunya (2020), melihat ada satu gejala unik di era modern ini. Manusia, sudah ada yang terjebak pada nilai-nilai di  luar kemanusiaan, dan bahkan cenderung mirip hewan, yang disebutnya animalitas. Karakter hewan itu, yakni mendahulukan kebutuhan biologis, serakah, dan juga kerap kali memakan sesuatu tanpa kontrol rasional.
 


Dalam konteks itu, ada hal yang menarik dalam Islam. Dalam konteks ini, kita menemukan ada indikasi teologis yang merujuk pada sikap animalitas. Ada ilustrasi menarik,  terkait dengan animalitas. Ilustrasi ini, dapat ditemukan dari firman Allah Swt di Kitab Suci Al-Qur’an. Penulis menemukannya 2 ayat, pada dua surat yang berbeda. 

Jumat, 13 Februari 2026

Ngomong-ngomong sikap beragama, kerap kali di masyarakat ada pertanyaan, ini sunnah apa bid'ah ? kalau sudah masuk wilayah ini, kadang bukan lagi nalar yang digunakan, tetapi, emosi pun terlibat di dalamnya.

Dalam kesempatan ini, ada karya akademik yang digagas oleh ulama modern. Beliau adalah Yusuf Qardhawy, dan bukunya sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Dalam buku ini, ada beberapa pandangan terkait dengan masalah bid'ah. berikut beberapa, point yang bisa diangkat dalam wacana ini.

Kamis, 12 Februari 2026

 Ini adalah pengalaman. Namanya pengalaman, sebagian orang mengatakan, lebih bersifat subjektif. Biarkan, penilaian serupa itu, hidup, tanpa harus membatasi hak kita untuk menuturkan pengalaman, atau kejadian yang teralami ini.



Kejadian yang kita maksudkan itu, adalah pengalaman menjadi penerima peserta didik baru (PPDB). Sebagai salah seorang petugas di PPDB madrasah, orangtua calon siswa baru kerap mendapat pertanyaan, “apa alasan ibu atau bapak, menyekolahkan anak ke madrasah ini ?”

Rabu, 11 Februari 2026

Mudik adalah fenomena social bangsa kita, dan fenomena unik Indonesia. Pelaku mudik ini, memiliki karakteristik yang sama, yaitu mereka yang mendapatkan mencari pekerjaan di luar kota. Hemat kata, pemudik adalah pencari nafkah. Arus mudik di negeri kita saat ini, ada yang berasal dari TKI (Tenaga Kerja Indonesia), dan ada pula pelancong domestic yang tinggal di luar kota.


Banyak analisis yang melihat “hikmah” gerak arus mudik itu adalah adanya arus-mudik modal dalam arti ekonomi. Pemudik yang bergerak dari pusat kota, atau pusat aktivitas binis  menuju daerah yang minim (desa). Dari arah gerak mudik itulah, modal ekonomi bergerak dari Pusat ke Daerah. Bukan hanya modal ekonomi yang bergerak, tetapi informasi pun bergerak dari Pusat ke Daerah.

Selasa, 10 Februari 2026

 


Seperti yang terjadi pada hari-hari sebelumnya, begitu pula dengan hari ini, kita kumpul dan bercerita di meja itu. Meja pojok yang kerap jadi langganan kita membincangkan berbagai hal mengenai madrasah ini. Hari itu pun begitu. Bila tidak keliru, waktu itu masih jam istirahat. Bila tidak salah ingat, hari itu adalah pertengahan bulan di bulannya kelahiran Tentara Nasional Indonesia.