Lusa, adalah hari guru, atau lebih tepatnya Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Mungkin itulah, yang biasa terdengar dalam telingaku, sejak masih di sekolah dasar dulu. Kendati demikian, untuk konteks kekinian, lebih mudahnya disebut hari guru, apapun nama sebutan atau jabatan tenaga pendidik di instansinya masing-masing. O, iya maksudnya itu, kalau di sejumlah pesantren atau madrasah, tidak dikenal GURU, yang dikenalnya ustadz/ustadzah, tetapi tetapi untuk lusa esok, mereka pun merayakan hari guru, bukan nunggu-nunggu hari ustadz.
Mungkin ada pertanyaan penting, apa isi yang perlu dikemas dan disodorkan tahun ini ? ya, panitia penyelenggara peringatan Hari Guru Nasional sudah memiliki tema tersendiri. Tema yang dapat kita baca, yaitu Bergerak Bersama Merdeka Belajar.
Tema itu, menarik. Tema itu diharapkan pula bisa dinikmati dan diikuti oleh seluruh warga Indonesia untuk turut merayakannya. Maksudnya gimana ya, ? pa iya, perayaan hari itu, bisa dilaksanakan layaknya hari kemerdekaan ? Ya, setidaknya, perayaan hari guru nasional, jangan sampai elitis, dan hanya dinikmati oleh warga Indonesia melalui media sosial.
.png)


.png)


