Just another free Blogger theme

Sabtu, 05 September 2026

Sabtu kemarin. Kira-kira demikianlah, berita waktu kejadiannya. Sejumlah warga di Kota Bandung, sebagaiman diberitakan media, khususnya media sosial, merasakan ada peristiwa dentuman yang terdengar di malam hari. Waktu kejadiannya, diperkirakan antara pukul 00-02 WIB, sabtu dini hari.


Apa yang terjadi saat itu, dan apa yang terjadi di kawasan Kota Bandung ini ? apakah ada aktivitas vulkanik, atau seismik di Bandung atau sekitarnya ?

Ternyata tidak demikian.

Salah satu cara menjelaskan fenomena ini, kiat dapat meminjam konsep skyquake, atau gempa-langit. 

Mungkin konsep ini, tidak familiar di telinga masyarakat awam. Istilah yang familiar adalah gempa-bumi (earthquake). Sementara konsep gempa-langit, jarang diucapkan oleh lisan masyarakat awam. Namun, fenomena ini, sering terjadi dan pernah terjadi, termasuk di kawasan Indonesia.

Betul. Gempa-langit (skyquake) adalah getaran alami yang terjadi lapisan atmosfer (dilangit). Penyebabnya, bisa terjadi karenga ada letusan gunung api, ledakan meteor di angkasa, atau ada lintasan pesawat berkecepatan tinggi. Kejadian-kejadian itu, potensial terjadi,  adanya getaran-gempa langit (skyquake).

Apakah, gempa-langit berbahaya bagi kehidupan manusia di bumi ? tentu, ada pengaruhnya. Hanya saja pengaruhnya, tidak sehebat gempa-bumi. Pengaruh gempa-langit, bisa terjadi pada kehidupan manusia di bumi.

Untuk daerah-daerah yang merasakan ada gempa-langit, getaran gempa-langit, bisa melahirkan kepanikan. Kekhawatiran. Khususnya, bila belum diketahui mengenai karakter atau sumber dari getaran gempa tersebut.  Kegaduhan atau kepanikan, seperti yang terberitakan di media, misalnya, ada yang  tidak bisa tidur, karena takut gempa, dan lain sebagainya merupakan jenis dari kepanikan yang disebabkan karena belum paham.

Getaran gempa-pangit tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan. Hal itu terjadi, karena getaran gempa-langit itu sendiri, tidak terlalu keras. Gejala yang terasa, sekedar getaran. Bila struktur bangunan kokoh, jarang menyebabkan kerusakan.

Terkait hal ini, maka yang perlu dikedepankan, adalah waspada, dan senantiasa melek terhadap informasi, sehingga bisa menentukan mitigasi bencana yang tepat dan proporsional.

Semoga ! 


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Posting Komentar